
Ruang Lubuk Linggau – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan holistik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelaksanaan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Kategori 90 Hari. Program ini merupakan bentuk upaya terukur untuk meningkatkan kualitas pembinaan agar WBP dapat kembali ke masyarakat dengan bekal mental, moral, dan sosial yang lebih baik.
Kegiatan rehabilitasi ini terselenggara berkat kerja sama antara Lapas Curup dengan Yayasan Karunia Insani, yang selama ini dikenal sebagai mitra profesional dalam penyelenggaraan program pemulihan berbasis konseling dan pendampingan intensif.
Tujuan Program: Bangun Kembali Pola Pikir dan Kesiapan Mental
Program Rehabilitasi 90 Hari ini dirancang sebagai langkah komprehensif untuk membantu WBP membangun kembali pola pikir, kebiasaan, serta perilaku positif. Melalui kurikulum terstruktur, peserta diharapkan mampu memperbaiki kualitas diri, mengendalikan emosi, mengembangkan motivasi hidup sehat tanpa penyimpangan, serta menumbuhkan kembali kesadaran sosial ketika kelak berbaur kembali dengan masyarakat.
Pihak Lapas menegaskan bahwa rehabilitasi ini bukan hanya berfokus pada aspek penyembuhan, tetapi juga pada penguatan karakter dan pembentukan kembali identitas diri WBP agar lebih produktif dan bertanggung jawab.
Opening House: Pengenalan dan Pembentukan Kedekatan
Kegiatan dimulai dengan Opening House, yaitu sesi pembukaan yang berfungsi sebagai wadah perkenalan antara tim konselor, fasilitator, dan para peserta. Pada tahap ini, para konselor menyampaikan tujuan program, aturan dasar, serta metode yang akan dijalankan selama 90 hari ke depan.
Fasilitator juga melakukan assessment awal untuk mengetahui kondisi psikologis dan tingkat kesiapan peserta. Pendekatan ini penting agar setiap WBP mendapatkan metode pendampingan yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing.
Metode Pembinaan Berlapis
Program rehabilitasi ini meliputi berbagai tahapan yang mencakup:
-
Konseling Individual
Peserta mendapatkan sesi tatap muka langsung dengan konselor untuk menggali permasalahan personal serta menemukan akar perilaku menyimpang. -
Terapi Kelompok
Melalui diskusi kelompok, peserta belajar saling mendukung, mengemukakan pendapat, serta melatih kemampuan berkomunikasi. -
Materi Pembentukan Karakter
Termasuk pelatihan disiplin, manajemen emosi, pembentukan mental positif, dan pemahaman nilai-nilai moral. -
Kegiatan Keagamaan dan Spiritual
Disertai penguatan iman untuk memperbaiki ketenangan batin dan menumbuhkan kesadaran diri. -
Pengembangan Sosial dan Keterampilan Hidup
Peserta diajarkan berbagai pengetahuan dasar untuk adaptasi sosial ketika bebas, seperti kerja sama, etika sosial, hingga kesiapan menghadapi lingkungan baru.
Komitmen Lapas Curup
Pihak Lapas Kelas IIA Curup menyebutkan bahwa pelaksanaan Program Rehabilitasi Kategori 90 Hari ini merupakan strategi berkelanjutan untuk menekan angka residivis sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap WBP yang mengikuti program dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, berdaya guna, serta mampu menghindari perilaku yang melanggar hukum.
Kerja sama dengan Yayasan Karunia Insani juga diharapkan dapat memperkaya metode rehabilitasi, mengingat lembaga tersebut memiliki pengalaman panjang dalam pendampingan psikososial dan pemulihan berbasis komunitas.







