Asisten ll Hadir Kegiatan Rilis Data Inflasi, Pariwisata dan Transportasi di Kota Lubuk Linggau

oleh -1314 Dilihat
oleh

Ruang Lubuk Linggau – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, yang diwakili Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H. Heri Zulianta, menghadiri kegiatan rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuk Linggau. Agenda tersebut mencakup rilis perkembangan inflasi September 2025, perkembangan pariwisata Agustus 2025, statistik transportasi udara Agustus 2025, serta profil kemiskinan Maret 2025. Acara digelar di Ruang Rapat Kantor BPS Kota Lubuk Linggau, Rabu (1/10/2025).

Dalam paparannya, Heri Zulianta menyampaikan bahwa inflasi Kota Lubuk Linggau pada September 2025 mengalami kenaikan 0,27 persen dibanding Agustus. Kenaikan ini terutama disumbang kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,11 persen, dipicu oleh naiknya harga emas dan biaya pendidikan perguruan tinggi pada tahun ajaran baru. Meski demikian, Heri menegaskan inflasi tahunan tetap terkendali berkat langkah cepat perangkat daerah dalam menjaga stabilitas suplai dan harga komoditas.

Ia juga menyoroti meningkatnya tingkat hunian hotel seiring maraknya kegiatan dan event yang digelar di Kota Lubuk Linggau.

“Event-event besar ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan sektor pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian daerah,” ujarnya.

Dampak Penyesuaian Harga BBM

Sementara itu, Kepala BPS Kota Lubuk Linggau, Uray Naviandi, menjelaskan bahwa rilis bulanan ini memuat berbagai indikator, mulai dari perkembangan harga, pariwisata, transportasi udara, hingga kemiskinan.

Ia menambahkan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 September 2025 turut memengaruhi laju inflasi. Harga Dexlite turun dari Rp14.150 menjadi Rp13.900, Pertamina Dex dari Rp14.450 menjadi Rp14.150, dan Pertamax Turbo dari Rp13.500 menjadi Rp13.400.

“Penurunan harga BBM tersebut mengikuti tren harga minyak dunia dan penguatan nilai tukar rupiah,” ujarnya.

Perkembangan Harga Bahan Pangan

Dari sisi pangan, beberapa komoditas seperti bawang merah, tomat, dan beras mengalami penurunan harga berkat kelancaran distribusi, peningkatan produksi, serta dukungan program pengendalian inflasi seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, dan bantuan pangan.

Adapun komoditas cabai dan daging ayam ras sempat mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca dan penurunan pasokan.

Pariwisata dan Transportasi Udara

Pada sektor pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang naik 31,86 persen, sedangkan hotel non-bintang meningkat 17,89 persen. Peningkatan ini dipengaruhi oleh intensitas event serta meningkatnya aktivitas kunjungan.

Untuk transportasi udara, jumlah penumpang berangkat pada Agustus 2025 turun 15,24 persen dibandingkan Juli akibat berakhirnya masa liburan sekolah. Namun secara tahunan (y-on-y), jumlah penumpang justru naik 13,54 persen, menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang tetap kuat.

Profil Kemiskinan Kota Lubuk Linggau

Berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat 10,49 persen, turun 0,65 poin dibandingkan Maret 2024. Garis kemiskinan tercatat sebesar Rp632.783/kapita/bulan.

Indeks kedalaman kemiskinan (P1) turun menjadi 1,10 atau berkurang 0,33 poin, sementara indeks keparahan kemiskinan (P2) berada di angka 0,16, turun 0,12 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan membaiknya daya beli masyarakat berpendapatan rendah.

Komitmen Pemerintah Kota

Dengan perkembangan ini, Pemerintah Kota Lubuk Linggau menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga, memperkuat sektor pariwisata, serta menekan angka kemiskinan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Diskominfotiksan Ervan Affansyah, Kepala Bappedalitbang Emra Endi Kesuma, Kepala Dinas Pariwisata Adiwena Rio Kunto, Kepala Dinas Sosial Hasan Andria, Kepala Disperindag Medhio Line Sapta Windu, Kepala Dinas Pertanian Hj. Dwi Eri Yanti, Kabag Perekonomian dan SDA Yulia Efrina, serta sejumlah perwakilan OPD lainnya di lingkungan Pemkot Lubuk Linggau.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.